Analisis Implementasi Sistem Rekam Medis Elektronik Terhadap Efisiensi Waktu Dan Kualitas Pelayanan Pasien Di Poli Jantung Santosa Hospital Bandung Center
Abstract
Rumah sakit dituntut untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan seiring dengan perkembangan teknologi, salah satunya melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) sebagaimana diamanatkan dalam Permenkes No. 24/2022. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi RME terhadap efisiensi waktu dan kualitas pelayanan pasien di Poli Jantung Santosa Hospitas Bandung Central. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap staf rekam medis serta perawat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME memberikan kontribusi signifikan dalam mempercepat proses administrasi, mempermudah akses data pasien, serta meningkatkan koordinasi antar tenaga medis. Peningkatan efisiensi ini berdampak pada berkurangnya waktu tunggu, meningkatnya kapasitas layanan, dan bertambahnya jumlah kunjungan pasien, dari sekitar 1.700–2.000 kunjungan per bulan pada awal 2024 menjadi lebih dari 3.500 kunjungan pada pertengahan hingga akhir tahun. Selain itu, kualitas pelayanan juga meningkat melalui komunikasi yang lebih efektif, pengambilan keputusan klinis yang lebih cepat, serta meningkatnya kepuasan pasien. Namun demikian, kendala teknis seperti gangguan jaringan dan keterbatasan literasi digital pada pasien lansia masih ditemukan.Secara keseluruhan, penerapan RME terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan mutu pelayanan, serta mendukung transformasi digital di rumah sakit.