PENGARUH INTENSITAS LATIHAN BULUTANGKIS TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN: STUDI PADA ATLET BULUTANGKIS

  • Windi Melani Politeknik Piksi Ganesha
  • Agus Sudrajat Politeknik Piksi Ganesha

Abstract

Hemoglobin merupakan protein yang kaya zat besi yang terdapat di dalam sel darah merah, berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Aktivitas fisik seperti latihan bulutangkis baik dengan intensitas rendah maupun tinggi bisa menyebabkan meningkatnya kadar hemoglobin dalam tubuh. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin pada atlet bulutangkis dengan intensitas rendah maupun tinggi. Metode pengumpulan data menggunakan alat POCT (Point Of Care Testing) untuk mengukur kadar hemoglobin. Populasi dalam penelitian ini yaitu 30 sampel yang dibagi 2 menjadi 15 orang perkelompok dengan intensitas rendah dan tinggi. Analisis data menggunakan uji One Way Anova untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara variable. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa latihan dengan intensitas tinggi mampu meningkatkan kadar hb, terdapat perbedaan 0,000 (ρ ≤ 0,05) yang berarti terdapat perbedaan kadar hb yang signifikan antara dua kelompok dengan intensitas latihan rendah dan tinnggi. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa latihan bulutangkis dengan intensitas tinggi dapat berpengaruh terhadap kadar hemoglobin.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-01-29
How to Cite
Melani, W., & Sudrajat, A. (2026). PENGARUH INTENSITAS LATIHAN BULUTANGKIS TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN: STUDI PADA ATLET BULUTANGKIS. Jurnal Infokes, 8(2), 23-33. https://doi.org/10.56689/infokes.v8i2.2541

Most read articles by the same author(s)

> >>