FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN SERUM WAJAH MENGANDUNG EKSTRAK KULIT JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA)

  • Amellya Yuhelyefda Julkarnaen Politeknik Piksi Ganesha
  • Deany Politeknik Piksi Ganesha
  • Dera Raihani Politeknik Piksi Ganesha
  • Geri Dwi Prasetiyo Politeknik Piksi Ganesha

Abstract

Kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) diketahui kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, vitamin C, dan fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan serum wajah yang mengandung ekstrak kulit jeruk nipis serta mengevaluasi aktivitas antioksidan dan karakteristik fisiknya. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70%. Serum diformulasikan dalam beberapa variasi konsentrasi ekstrak (misalnya 1%, 3%, dan 5%) untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi terhadap stabilitas dan efektivitas. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH, sedangkan evaluasi fisik meliputi organoleptik, pH, homogenitas, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak meningkatkan aktivitas antioksidan secara signifikan, dengan formulasi terbaik pada konsentrasi 5% yang memiliki nilai IC50 paling rendah. Serum yang dihasilkan stabil secara fisik dan memenuhi parameter mutu sediaan kosmetik. Dengan demikian, ekstrak kulit jeruk nipis berpotensi digunakan sebagai bahan aktif alami dalam formulasi serum wajah beraktivitas antioksidan.

Published
2025-05-31