Penentuan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Manggis
Abstract
Kulit manggis (Garcinia Mangostana L.) terkenal karena memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti xanton, flavonoid, dan antosianin yang memiliki peran sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan sebagai penentu aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit manggis dengan metode DPPH. Metode maserasi digunakan untuk mengambil ektraksi dengan menggunakan etanol 96% sebagai pelarutnya. Pengujian aktivitas antioksidan ini menggunakan berbagai variasi konsentrasi ekstrak, diantaranya: 20, 40, 60, 80, dan 100 ppm. Hasil penelitian dari pengujian ekstrak kulit manggis menunjukkan bahwa persentase inhibisi akan meningkat dengan seiring meningkatnya konsentrasi ekstrak, nilai IC50 sebesar 18-35 ppm, yang memvalidasikan bahwa ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Maka dari itu kulit manggis dapat berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami yang efektif.
Kata Kunci: Kulit Manggis, DPPH, Antioksidan, IC50
