FORMULASI DAN EVALUASI GEL ANTI-ACNE DARI EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (ALOE VERA.L)

  • Amanda Amanda Politeknik Piksi Ganesha
  • Dea Delia Juwita Politeknik Piksi Ganesha
  • Salsabila Syifa Arrasyid Politeknik Piksi Ganesha
Keywords: lidah buaya, gel anti-acne, jerawat, antibakteri, Staphylococcus epidermidis

Abstract

Jerawat (acne vulgaris) merupakan masalah kulit yang umum terjadi dan dapat menurunkan kepercayaan diri. Salah satu alternatif pengobatan jerawat adalah penggunaan bahan alami yang memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi, seperti daun lidah buaya (Aloe vera). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan gel anti-acne berbahan dasar ekstrak daun lidah buaya. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian diformulasikan ke dalam basis gel menggunakan Carbopol, gliserin, dan triethanolamine. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis. Hasil menunjukkan bahwa sediaan gel memiliki karakteristik fisik yang stabil, pH sesuai dengan kulit (4,6,5), dan aktivitas antibakteri yang efektif, terutama pada formula dengan konsentrasi ekstrak 10%. Penelitian ini menunjukkan bahwa lidah buaya berpotensi sebagai bahan aktif dalam sediaan topikal anti-acne dan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai produk farmasi berbasis herbal.

Published
2026-01-07