GAMBARAN KADAR HEMATOKRIT PADA PASIEN DBD di RUMAH SAKIT HERMINA ARCAMANIK
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi virus yang dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk hemokonsentrasi akibat kebocoran plasma. Salah satu indikator laboratorium penting dalam pemantauan kondisi pasien DBD adalah kadar hematokrit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kadar hematokrit pada pasien DBD yang dirawat di Rumah Sakit Hermina Arcamanik. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh secara retrospektif dari rekam medis 30 pasien DBD positif yang dirawat pada periode Maret–Mei 2025, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Rata-rata kadar hematokrit pasien adalah 38,8 g/dL, dengan sebagian besar pasien berada dalam kategori sedang (53,3%) dan tinggi (43,3%). Hanya satu pasien (3,3%) memiliki kadar hematokrit rendah. Mayoritas pasien berasal dari kelompok usia muda, dengan rata-rata umur 19,87 tahun. Pemantauan kadar hematokrit secara berkala penting dilakukan untuk mendeteksi dini risiko perburukan kondisi pasien DBD, khususnya pada fase kritis.
