EVALUASI KADAR HEMOGLOBIN PASIEN DEWASA RAWAT JALAN BERDASARKAN PEMERIKSAAN OTOMATIS DI RS X TAHUN 2025
Abstract
Hemoglobin merupakan parameter penting dalam evaluasi hematologi, terutama dalam mendeteksi anemia pada populasi rawat jalan. Pemeriksaan otomatis kini digunakan secara luas di laboratorium klinik karena akurasinya yang tinggi dan efisiensi waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar Hb pasien dewasa rawat jalan berdasarkan hasil pemeriksaan otomatis dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkorelasi dengan kadar hemoglobin, khususnya indeks massa tubuh, usia, jenis kelamin, dan status gizi. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel terdiri dari 30 pasien dewasa rawat jalan di RS X yang menjalani pemeriksaan Hb otomatis selama April–Mei 2025. Data dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, serta uji nonparametrik Mann-Whitney, Kruskal-Wallis, dan korelasi Spearman. Sebanyak 80% responden memiliki kadar Hb di bawah normal (<13 g/dL), dengan rerata Hb 11,54 g/dL. Tidak ditemukan perbedaan signifikan kadar Hb berdasarkan jenis kelamin (p = 0,633), usia (p = 0,465), maupun status gizi (p = 0,207). Namun, terdapat korelasi positif yang signifikan antara kadar Hb dan Indeks Massa Tubuh (r = 0,528; p = 0,003), yang menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh lebih tinggi cenderung diikuti oleh kadar Hb yang lebih tinggi. Status gizi yang tercermin dari Indeks Massa Tubuh berasosiasi signifikan dengan kadar hemoglobin, meskipun variabel demografis seperti usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Pemantauan status gizi penting untuk skrining anemia, dan alat hematologi otomatis terbukti efektif dalam deteksi dini gangguan hematologis pada populasi rawat jalan.
