PERBANDINGAN NILAI LEUKOSIT PADA SAMPEL DARAH SEGAR DAN YANG DISIMPAN SELAMA 3 JAM MENGGUNAKAN HEMATOLOGY ANALYZER

  • Nadya Septi Rosiani
  • Andini Kusdianti

Abstract

Leukosit merupakan komponen esensial dalam sistem imun yang berperan dalam melindungi tubuh dari infeksi dan agen patogen. Stabilitas jumlah leukosit dalam sampel darah sangat penting untuk menjamin validitas hasil pemeriksaan laboratorium, terutama ketika terjadi penundaan waktu pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan jumlah leukosit antara darah segar dan darah yang disimpan selama 3 jam pada suhu ruang, dengan menggunakan alat Hematology Analyzer. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 30 sampel darah vena dianalisis segera setelah pengambilan (pretest) dan kembali setelah disimpan selama 3 jam (posttest). Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas dan uji Paired Sample T-Test untuk mengetahui signifikansi perbedaan. Hasil menunjukkan nilai p = 0,667 (p > 0,05), menandakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah leukosit pada kedua kondisi. Temuan ini menunjukkan bahwa penyimpanan darah selama 3 jam pada suhu ruang tidak memengaruhi stabilitas jumlah leukosit secara bermakna. Implikasi dari hasil ini menunjukkan bahwa pemeriksaan leukosit masih dapat dilakukan hingga 3 jam setelah pengambilan sampel tanpa menurunkan keakuratan hasil laboratorium.

Published
2026-01-29