Transformasi Layanan Skrining Kesehatan Masyarakat Melalui Implementasi Aplikasi Digital di Kelurahan Maleer Kota Bandung

  • Adhita Arif Setyawan Politeknik Piksi Ganesha
  • Muhamad Prakarsa Al Qadr Saleh Politeknik Piksi Ganesha
  • Sani Fitriyani Politeknik Piksi Ganesha
  • Surya Cahyadi Politeknik Piksi Ganesha
  • Falaah Abdussalaam Politeknik Piksi Ganesha
  • Dwi Robiul Rochmawati Politeknik Piksi Ganesha
  • Abdul Qudus Politeknik Piksi Ganesha
Keywords: skrining kesehatan; aplikasi digital; pengabdian masyarakat; literasi kesehatan; Kelurahan Maleer skrining kesehatan; rekam medis

Abstract

Skrining kesehatan masyarakat merupakan upaya promotif dan preventif yang penting untuk mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) sejak dini. Namun, pelaksanaannya di tingkat kelurahan masih menghadapi kendala berupa pencatatan manual, keterbatasan tenaga kader, serta rendahnya literasi masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi kesehatan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga Kelurahan Maleer, Kota Bandung, dalam memanfaatkan aplikasi digital sebagai sarana skrining kesehatan mandiri serta mendukung efisiensi pencatatan data kesehatan di tingkat komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada 19 April 2026 dan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas kader kesehatan dan warga setempat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research yang meliputi tahap persiapan, identifikasi masalah mitra, penyusunan materi, edukasi dan pelatihan, praktik pendampingan penggunaan aplikasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test dan kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 63,1 (pre-test) menjadi 85,2 (post-test), atau meningkat sebesar 35,0%, dengan seluruh peserta (100%) mengalami kenaikan skor. Hasil kuesioner kepuasan menunjukkan respons positif, dengan lebih dari 84% peserta menyatakan puas hingga sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan, dan 92% peserta menilai kegiatan ini bermanfaat bagi pemahaman kesehatan mereka. Dokumentasi dan testimoni peserta turut memperkuat bukti bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala dengan pendampingan lanjutan, integrasi data dengan sistem informasi puskesmas, dan perluasan sasaran ke kelurahan lain di Kota Bandung.

Published
2026-06-30