Jurnal Infokes http://148.230.97.38/index.php/INFOKES en-US irdasari13@gmail.com (Irda Sari, S.ST., M.M.) mziksan10@gmail.com (Muhamad Zaenal Iksan) Sun, 01 Feb 2026 08:55:24 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Analisis Strategi Pengembangan Bisnis Apotek Berkah Kertajati Dengan Menggunakan Businessmodelcanvas http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2575 <p>Persaingan disektor layanan kesehatan, khususnya bisnis apotek, semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan kefarmasian yang berkualitas. Apotek “Berkah” Kertajatimerupakan salah satu unit usaha yang berupaya memenuhi kebutuhan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi strategi bisnis Apotek “Berkah” saat ini menggunakan pendekatan <em>Business Model Canvas (BMC) </em>serta merumuskan alternatif strategi pengembangan bisnis yang sesuai. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif menggunakan 9 elemen dari CBM melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Responden seluruh pengunjung apotek kurang lebih 100 orang, sedangkan responden yang diambil untuk penelitian berjumlah 50 orang, terdiri dari pelanggan Apotek dan masyarakat sekitar. Hasilanalisis menunjukkan bahwa Apotek “Berkah” memiliki keunggulan pada aspek proposisi nilai dan hubungan pelanggan. Perbaikan dan penambahan strategi bisnis Apotek “Berkah” diantaranya meningkatkanjumlahpelanggandaripelosok,meningkatkanjumlahdanvarianobatterutama obat paten, mengadakan layanan <em>delivery</em>, mengoptimalkan media komunikasi, menambah varian produk yaitu kosmetik dan perlengkapan ibu/bayi/anak, mengadakan pelatihan SDM, adanya tim untuk penanganan kerjasama dengan dokter praktek, dan merancang ulang penetapan biaya operasional untuk fokus pada kegiatan yang menghasilkan profit tertinggi. Secara keseluruhan, hasil wawancara dan observasi didukung oleh hasil kuesioner yang menunjukkan bahwa strategi bisnis Apotek Berkah berada pada kategori baik hingga sangat baik, terutama dalam aspek <em>Customer Relationships</em> dan <em>value proposition</em></p> Anida Maulida, Dewi Wulantresna Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2575 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0700 Gambaran Nilai UreumKreatinin Pre dan Post Hemodialisis Pada Pasien GGK di RS Hermina Arcamanik http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2576 <p>Gagalginjalkronismerupakankondisimedis yang ditandai oleh menurunnyafungsiginjalsecaraprogresifakibatkerusakanstrukturall pada jaringanginjal,sehingga organ tersebuttidakmampulagimenyaringlimbah metabolic dan cairantubuhsecaraefektif. Kondisiinisering kali memerlukanintervensiterapihemodialisissebagaipenggantifungsiginjsl yang terganggu. Efektivitasterapitersebutdaapt di evaluasimelaluihasilpemeriksaankadar urea dan kreatinindalamdarah.</p> <p>Penelitianinibertujuanuntukmenggambarkankadar urea dan kreatininsebelumsertasesudah proses hemodialisis. Penelitianinimenerapkandesaindeskriptifkuantitatifdenganmemanfaatkan data sekunder yang diperolehdarihasilpemeriksaanlaboratoriumterkaitkadar urea dan kreatininsebelum dan setelahhemodialisis. Penelitianinidilaksanakan di RumahSakit Hermina Arcamanikdengansampelsebanyak 30 pasien</p> <p>Hasil penelitianinimenunjukkanbahwasebagianbesarpasien yang menjalanihemodialisisberusiaantara 41 dan 60 tahun. Lebihbanyakpasienwanita yang menjalanihemodialisisdaripadapria. Rata-rata kadar urea sebelumhemodialisisadalah 123,73 mg/dL, dan setelahhemodialisismenurundrastismenjadi 3,48 mg/dL, denganpenurunansebesar 72%. Sementaraitu, kadarkreatinin rata-rata sebelumhemodialisismencapai 60,61 mg/dL dan setelahhemodialisisturunmenjadi 3,48 mg/dL, denganpenurunan 67%. Dari data ini, dapatdisimpulkanbahwahemodialisismemilikiperanpentingdalammenurunkankadar urea dan kreatinin.</p> Munadiya Maghfiroh, Arfa Izzati Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2576 Sat, 31 Jan 2026 04:51:31 +0700 Hubungan Jenjang Karir Dengan Kepuasan Kerja Perawat Terhadap Kinerja Perawat Di Rumah Sakit X http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2577 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara kepuasan kerja perawat dengan jenjang karir mereka dan dampaknya terhadap kinerja mereka di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada tiga puluh perawat yang bekerja di Rumah Sakit X. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional dan uji chi-square untuk menemukan hubungan antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja perawat dan jenjang karir mereka; perawat dengan jenjang karir yang lebih tinggi juga terbukti memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi, dan kepuasan kerja ini juga terbukti berdampak positif pada kinerja mereka sebagai perawat. Penemuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja perawat di rumah sakit dapat meningkat sebagai hasil dari pengembangan jenjang karir yang baik. Penelitian ini diharapkan dapat membantu manajemen rumah sakit membuat program pengembangan karir yang lebih baik untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.</p> Sani Fitriyani, Nasywa Maulida Zahro Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2577 Sat, 31 Jan 2026 05:15:36 +0700 Analisis Implementasi Sistem Rekam Medis Elektronik Terhadap Efisiensi Waktu Dan Kualitas Pelayanan Pasien Di Poli Jantung Santosa Hospital Bandung Center http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2578 <p>Rumah sakit dituntut untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan seiring dengan perkembangan teknologi, salah satunya melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) sebagaimana diamanatkan dalam Permenkes No. 24/2022. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi RME terhadap efisiensi waktu dan kualitas pelayanan pasien di Poli Jantung <em>Santosa Hospitas Bandung Central</em>. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap staf rekam medis serta perawat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME memberikan kontribusi signifikan dalam mempercepat proses administrasi, mempermudah akses data pasien, serta meningkatkan koordinasi antar tenaga medis. Peningkatan efisiensi ini berdampak pada berkurangnya waktu tunggu, meningkatnya kapasitas layanan, dan bertambahnya jumlah kunjungan pasien, dari sekitar 1.700–2.000 kunjungan per bulan pada awal 2024 menjadi lebih dari 3.500 kunjungan pada pertengahan hingga akhir tahun. Selain itu, kualitas pelayanan juga meningkat melalui komunikasi yang lebih efektif, pengambilan keputusan klinis yang lebih cepat, serta meningkatnya kepuasan pasien. Namun demikian, kendala teknis seperti gangguan jaringan dan keterbatasan literasi digital pada pasien lansia masih ditemukan.Secara keseluruhan, penerapan RME terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan mutu pelayanan, serta mendukung transformasi digital di rumah sakit.</p> Puput Laelatu Khoerunnisa Agustin, Sali Setiatin, Agri Hardian Prihartono Copyright (c) 205 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2578 Sat, 31 Jan 2026 05:34:59 +0700 Uji Iritasi Dan Tingkat Kesukaan Remaja Terhadap Produk Kosmetik Krim Pelembab Wajah http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2580 <p>Kosmetik pelembab wajah merupakan salah satu produk yang sering digunakan masyarakat, sehingga perlu diketahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumendengan uji hedonic dan uji iritasi produk kosmetik krim pelembab wajah. Penilaian yang menjadi acuan pada uji hedonik yaitu meliputi aroma, tekstur, dan warna. Untuk uji iritasi dilakukan dengan metode&nbsp; uji&nbsp; tempel tertutup. Gejala yang muncul ditandai dengan adanya kemerahan, pembengkakan, atau rasa gatal pada kulit selama pemakaian 24 jam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 30 panelis menunjukkan bahwa sampel B memperoleh skor kesukaan tertinggi pada semua atribut, dengan nilai “suka” untuk warna sebesar 60%, aroma 46,67%, dan tekstur 43,33%. Sampel C memiliki tingkat ketidaksukaan tertinggi, khususnya pada atribut tekstur (43,33%). Dengan demikian, warna dan aroma yang lembut serta tekstur yang nyaman meningkatkan penerimaan konsumen terhadap krim pelembab.Hasil uji menunjukkan bahwa masing-masing sediaan sampel krim pelembab wajah yang diuji menunjukkan tidak adanya reaksi iritasi pada kulit setelah dilakukan selama 24 jam. Ditandai dengan tidak menimbulkan rasa gatal, merah dan panas pada saat pengujian.</p> Tarisha Qahirah, Veny Usviany Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2580 Sat, 31 Jan 2026 05:48:51 +0700 Gambaran Pengelolaan Logistik Barang Non Medis Di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2582 <p>Penelitian dilatarbelakangipentingnya pengelolaan logistik non-medis guna mendukung operasional rumah sakit yang efektif juga efisien. RSUP Dr. Hasan Sadikin dipilih sebagailokasi penelitian karena merupakan rumah sakit rujukan nasional dengan kebutuhan logistik yang kompleks. Penelitian menggunakan metode penelitian deskripitif dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsungyang menggambarkan kondisi fasilitas, sumber daya manusiadan proses pengelolaan logistik.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, penulis menggunakan triangulasi data menyatukan beberapa informasi diperoleh dari hasil observasi lapangan serta wawancaraHasil penelitian menunjukan,meski sarana prasarana dan SDM sudah memadai, namun ruang penyimpanan masih kurang ideal. Seluruh tahapan logistik yang di mulai dari perencanaan hingga pelaporan telah dilaksanakan sesuai prosedur, meski terhambat pada luasgudang dan keterbatasan anggaran yang disebabkan oleh peraturan efisiensi anggaran, penerimaan barang masih menggunakan manual checking.Kesimpulannya, pengelolaan logistik non-medis di RSUP Dr. Hasan Sadikin telah berjalan dengan baik, namun masih perlu perbaikan pada aspek infrastuktur dan penataan logistik yang lebih baikuntuk mendukung pelayanan lebih optimal.</p> Aria Putra Hermawan, Bunga Dianawati Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2582 Sat, 31 Jan 2026 06:00:09 +0700 Identifikasi Ketidaklengkapan Rekam Medis Rawat Inap Dan Implikasinya Terhadap Pelaporan Data Morbiditas http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2583 <p>Pengaruh standar layanan kesehatan rumah sakit yang berpengaruh terhadap rekam medis rawat inap yang tidak lengkap menjadi masalah serius yang perlu diperhatikan. Tujuan penelitian ini adalah menemukan alasan di balik ketidaklengkapan rekam medis rawat inap saat melaporkan data morbiditas pasien rawat inap. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini mengkaji akar penyebab ketidaklengkapan rekam medis rawat inap dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kemampuan Rumah Sakit Atma Jaya dalam menyediakan data morbiditas yang akurat. Dengan ukuran sampel 60 berkas, populasi penelitian mencakup 622 berkas rekam medis rawat inap.Berdasarkan temuan studi, dari 60 berkas rekam medis rawat inap, terdapat dua item yang terisi lengkap pada item Identitas, yaitu 60 berkas (100%), diikuti oleh item diagnosis, yaitu 34 berkas (56,7%) yang terisi lengkap dan 26 berkas (43,3%) yang tidak lengkap. Berdasarkan persentase ini, studi menyimpulkan bahwa pelaporan data morbiditas dapat sangat terdampak oleh ketidaklengkapan rekam medis rawat inap. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan standar rekam medis.</p> Yanesia Veronika Eno, Erix Gunawan Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2583 Sat, 31 Jan 2026 06:11:02 +0700 Efektivitas Rekam Medis Elektronik Dalam Menunjang Kualitas Kinerjaperekam Medis Di Rumah Sakit XDI KOTA BANDUNG http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2585 <p>Rekam medis elektronik adalah sistem digital yang mengelola seluruh informasi pasien mulai dari identitas pasien, data demografis, hasil pemeriksaan, diagnosis, hingga pencatatan pengobatan dan tindakan medis .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rekam medis elektronik dalam menunjang kualitas kinerja di Rumah Sakit X dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan teknik Purposive Sampling serta melakukan studi literatur dan wawancara secara mendalam kepada 5 informan. Dengan perpindahan rekam medis manual menuju rekam medis elektronik perlunya penyesuaian bagi para petugas rekam medis, hal ini menimbulkan ketidakoptimalan kinerja para petugas, dengan ini peneliti melakukan penelitian mengenai <em>“Efektivitas rekam medis elektronik dalam menunjang kualitas kinerja perekam medis di rumah sakit X”</em>. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan rekam medis elektronik di Rumah Sakit X sudah sangat baik dari aspek kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.Pada aspek kemampuan &amp; keterampilan, pekerjaan menjadi lebih cepat dan mudah, terdapat beberapa hambatan yang dapat menghambat kualitas kinerja petugas. Sehingga perlu ditingkatkan kembali untuk sarana dan prasarana seperti komputer, mengadakan koordinasi dengan tim IT, serta melakukan pelatihan kepada petugas mengenai penggunaan rekam medis elektronik.</p> Herdiana, Ade Irma Suryani Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2585 Sat, 31 Jan 2026 06:24:06 +0700 Analisis Pelaksanaan Alih Media Rekam Medis Rawat Inap Konvensional Inaktif Ke Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit X http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2586 <p>Rekammedismerupakancatatanriwayatpengobatan, asuhan, dan perjalananpenyakitpasiensaja, namunberfungsisebagaibahanpenelitian, buktihukum, sertasebagaidasarpembiyayaankesehatan. Tahun 2024 Rumah Sakit sudahdiwajibkanmenggunakanRekamMedisElektroniksehingga Rumah Sakit X melaksanakanalih media untukrekammedisrawatinapkonvensioanlinaktif.Metode penelitiandenganpendekatandeskritifkualitatif, untukpengumpulan data melaluiwawancara dan observasi. Datayang kumpulkanmelaluiobservasi, didapatkanhasilrekammedisinaktif yang belumdi alihmediakan (discan)sebanyak 70%. Pelaksanaanalih media di Rumah Sakit X sudahsesuaidenganStandarProsedurOperasional (SPO).Dalam pelaksanaanalih media ditemukanhambatansepertikurangnyatenagarekammedis, berkasrekammedis yang terstapler, mesin scan tiba – tibaeror.Upaya yang dilakukanuntukmungurangihambatanyaitumenyusunrencanaanggar, mengajukanpercepatanrekammediselektronik, melepaskanstreplerdriberkasrekammedis dan evaluasikelengkapanrekammedissecaraberkala.</p> Yuli Prayitno, Irda Sari Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2586 Sat, 31 Jan 2026 06:31:07 +0700 Persepsi Petugas Rekam Medis Pendaftaran Terhadap Efektivitas Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit X Pada September 2025 http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2587 <p>PenerapanRekamMedis Elektronik (RME) merupakanlangkahstrategisdalammeningkatkanefisiensi dan akurasipengelolaan data kesehatan, sejalandengan Permenkes No. 24 Tahun 2022 yang menekankanpentingnyaakurasi, keamanan, dan keterpaduaninformasikesehatan. Penelitianinibertujuanuntukmenganalisispersepsipetugasrekammedispendaftaranterhadapefektivitaspenerapan RME di unit rawatjalan Rumah Sakit X. Penelitianmenggunakanmetodekualitatifdeskriptifdenganteknikpengumpulan data berupawawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisismenggunakanteknikanalisistematikuntukmengidentifikasipola dan maknadarihasilwawancara. Subjekpenelitianterdiridariempatpetugaspendaftaran yang dipilihmenggunakanteknik random sampling, sehinggasetiappetugasmemilikipeluang yang samauntukmenjadiresponden. Hasil penelitianmenunjukkanbahwa para petugasmemilikipersepsipositifterhadappenerapan RME karenasistemdinilaimampumempercepat proses pendaftaran, mempermudahakses data, mengurangipenggunaankertas, dan menata data secaralebihterstruktur. Namun, efektivitaspenerapanbelumsepenuhnya optimal karenamasihditemukankendalateknissepertijaringan internet yang tidakstabil, error sistem, dan duplikasi data. Dukunganmanajemenmelaluipelatihan dan pendampinganteknisberperanpentingdalammemperkuatpenerimaansertakemampuanadaptasipetugasterhadapsistem. Secarakeseluruhan, penerapan RME di unit rawatjalan Rumah Sakit X dinilaicukupefektif dan mendapatpenerimaanpositif, meskipunmasihmemerlukanperbaikan pada aspekteknis dan dukunganinfrastruktur.</p> Puan Pujianti, Shinta Elvira Copyright (c) 2025 Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) http://148.230.97.38/index.php/INFOKES/article/view/2587 Sat, 31 Jan 2026 06:38:01 +0700