TRANSFORMASI DIGITAL NAHDLATUL ULAMA: DARI MEDIA TRADISIONAL KE ERA DIGITAL
Abstract
Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis bagi organisasi keagamaan untuk meningkatkan efektivitas dakwah dan pengelolaan organisasi di era digital. Artikel ini mengkaji proses transformasi digital di Nahdlatul Ulama (NU), sebuah organisasi Islam moderat terbesar di Indonesia. Melalui metode penelitian literatur review, studi ini menelaah strategi pengembangan platform digital, digitalisasi tata kelola data, serta peningkatan literasi digital sebagai modal utama adaptasi organisasi. Hasil penelitian menyoroti berbagai langkah yang diambil NU berupa pengembangan website, aplikasi resmi, serta pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan dakwah digital. Selain itu, digitalisasi administrasi melalui sistem informasi SISNU meningkatkan transparansi dan efisiensi organisasi. Artikel ini juga membahas dampak positif transformasi digital dalam memperluas jangkauan dakwah, meningkatkan koordinasi program sosial, dan memperkuat pendidikan pesantren berbasis teknologi pembelajaran jarak jauh. Namun demikian, implementasi digitalisasi menghadapi hambatan berupa resistensi anggota kurang familiar teknologi, kesenjangan infrastruktur antar wilayah, serta tantangan terkait keamanan dan privasi data. Oleh karena itu, strategi mitigasi mulai dari pelatihan literasi digital hingga kebijakan tata kelola data berbasis prinsip syariah sangat krusial untuk keberlanjutan transformasi ini. Penelitian ini menilai transformasi digital NU sebagai bagian
dari perkembangan organisasi yang adaptif dan relevan, sekaligus memberikan rekomendasi penguatan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur digital ke depan.
Kata kunci: Transformasi digital, Nahdlatul Ulama, Dakwah digital, Literasi digital, Digitalisasi organisasi.








