MANAJEMEN RISIKO BISNIS TOKO ALAT RUMAH TANGGA (GERABAH) DI WILAYAH SLAWI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko pada toko
gerabah dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu identifikasi risiko, pengukuran risiko,
dan pengelolaan risiko. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif
kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku
usaha toko gerabah di wilayah Slawi. Instrumen kuesioner terdiri dari 20 indikator dengan
skala Likert, yang dianalisis berdasarkan nilai rata-rata dan diklasifikasikan ke dalam
kategori tingkat penerapan manajemen risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebagian besar pelaku usaha telah memiliki pemahaman yang baik terhadap risiko-risiko
utama yang berpotensi menghambat operasional usaha. Aspek risiko operasional, seperti
kerusakan produk saat pengiriman dan cacat produksi, mendapatkan skor tertinggi.
Sementara itu, dalam aspek pengelolaan risiko, responden telah menerapkan berbagai
strategi mitigasi dasar seperti rotasi stok, pemeliharaan alat, backup data, dan pengelolaan
piutang. Meskipun penerapan manajemen risiko belum sepenuhnya terstruktur dan
terdokumentasi, sebagian besar responden telah menunjukkan upaya aktif dalam
mengelola risiko usaha mereka. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan
kapasitas melalui pelatihan manajemen risiko berbasis ISO 31000 dan pemanfaatan
teknologi sederhana dalam pencatatan serta pengawasan usaha.
Kata Kunci : Manajemen Risiko, Usaha Gerabah, UMKM, Mitigasi Risiko








