PENGARUH KETERLIBATAN KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SALAH SATU RITEL DI KOTA BANDUNG DI ERA DIGITALISASI
Abstract
Perkembangan era digital mendorong perubahan mendasar dalam industri ritel, sehingga perusahaan dituntut mampu beradaptasi secara cepat. Faktor internal seperti keterlibatan kerja dan kompetensi karyawan dipandang sebagai penentu utama keberhasilan kinerja. Namun, kajian yang secara simultan menguji kedua aspek tersebut pada ritel lokal masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan menelaah pengaruh keterlibatan kerja dan kompetensi terhadap kinerja karyawan pada salah satu perusahaan ritel di Kota Bandung dalam menghadapi tantangan digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Seluruh populasi yang terdiri dari 38 karyawan bagian pelayanan ditetapkan sebagai responden melalui teknik sampel jenuh. Instrumen berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS 27. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa keterlibatan kerja dan kompetensi berpengaruh positif serta signifikan terhadap kinerja, baik secara parsial maupun simultan. Kedua variabel mampu menjelaskan 53,5% variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan keterlibatan kerja dan penguatan kompetensi, terutama kompetensi digital, sebagai strategi kunci menjaga daya saing dan keberlangsungan usaha ritel di Indonesia.
Kata kunci: keterlibatan kerja, kompetensi, kinerja karyawan, ritel, digitalisasi








